Anakku cerita ini di mulai dan di tulis untukmu jauh sebelum kau dilahirkan ke dunia ini, tapi yang jelas kau lahir karena cinta ku padamu dan Cinta Ibumu dan Gusti Allah padaku.. kau dilahirkan tepat waktu dari Rahim wanita yang nanti akan jadi istriku .. Tapi nanti Aku akan menjadi ayah yang menyayangimu, menjagamu dan membimbingmu sampai kau dewasa untuk mengerti pahit getirnya hidup dan kehidupan.. (Neli Agustyan Keiko@2ndlifekeiko)
Rabu, 28 Desember 2011
Senin, 26 Desember 2011
Laki-laki itu memang BANGSAT...!!!
Seorang gadis berusia 16 tahun menemui dr. Tomi, seorang dokter pakar jiwa.
Gadis:
Dokter, saya merasa amat marah pada pacar saya sehingga saya memanggilnya lelaki bangsat.
Ada kalanya saya rasa dia keterlaluan, dan ada kalanya pula saya rasa memang patut saya memanggil dia seperti itu......... ...
Dokter:
Hmm.. . panggilan itu memang hinaan yang agak melampaui batas untuk seseorang..
tapi, mungkin kamu punya sebab tersendiri sehingga memangilnya demikian.
Ceritakanlah kepada saya agar saya dapat membantu.... .........
Gadis:
Ya memang ada....pada satu malam kami berduaan dalam mobil di tepi pantai,...
dia pegang tangan saya.
Dokter:
Dia pegang tangan kamu seperti ini? (Dr Tomi memberi contoh).
Gadis:
Ya....... seperti yang dokter lakukan
Dokter:
Kalau hanya ini, tidak sepatutnya dia dipanggil bangsat dong,
itu tandanya dia tidak mau berpisah dengan kamu........ .
Gadis:
Kemudian dia merapatkan badannya kepada saya dan memeluk bahu saya........ ......
Dokter:
Dia lakukan seperti inikah?
Gadis:
Ya..... seperti inilah dia peluk saya dokter...... ..
Dokter:
Itu bukan bangsat, itu tandanya dia mau sentiasa berdampingan dengan kamu, kata dr Tomi .
Gadis:
Kemudian dia cium saya........ ..
Dokter:
Dia cium kamu seperti ini?
Gadis:
Ya..... ciumannya sama seperti yang dokter lakukan.
Dokter:
Kalau sekadar ciuman seperti ini, masih belum boleh dipanggil bangsat dong,
itu tandanya dia sayang kamu, toh?
Gadis:
Kemudian dia memasukkan tangannya kedalam baju saya dan meraba buah dada saya.
Dokter:
Dia lakukan seperti ini kah?
Gadis:
Ya, seperti yg dokter lakukan inilah cara dia memperlakukannya.
Dokter:
Itu bukan bangsat, itu tandanya dia mau membelai diri kamu........
Gadis:
Kemudian dia menanggalkan semua pakaian saya satu persatu..... .......
Dokter:
Adakah kamu membantah tindakannya?
Gadis:
Tidak, saya merelakannya sebab saya sayang dia......... ......
Dokter:
Dia tanggalkan pakaian kamu seperti ini?
Gadis:
Ya , sampai saya telanjang bulat seperti ini dokter.....
Dokter:
Itu masih belum layak dipanggil bangsat, karena dia sebetulnya ingin mengenali diri kamu seutuhnya.
Gadis:
Kemudian dia mencumbui saya lalu melakukan hubungan seksual dengan saya dok......."
........... ......... ...selang beberapa lama,*
Dokter:
Dia lakukan seperti yg kita lakukan tadi kah?
Gadis:
Ya, memang itulah yg dia lakukan ketika itu.
Dokter:
hmm, ......itu juga masih belum boleh dipanggil bangsat. Itu tandanya dia memerlukan kamu dong!
Gadis:
Tapi kemudian dia memberitahu saya bahwa dia sebenarnya mengidap AIDS !!!
Dokter:
HAH ?? .......BRENGSEK! !
DIA......MEMANG ..BANGSAT !!........
BANGSAAATTT !!!!........ ......LELAKI
BAAANGSAAAAAAAATTTT TT !!!!!!!!.... .*
Gadis:
Dokter, saya merasa amat marah pada pacar saya sehingga saya memanggilnya lelaki bangsat.
Ada kalanya saya rasa dia keterlaluan, dan ada kalanya pula saya rasa memang patut saya memanggil dia seperti itu......... ...
Dokter:
Hmm.. . panggilan itu memang hinaan yang agak melampaui batas untuk seseorang..
tapi, mungkin kamu punya sebab tersendiri sehingga memangilnya demikian.
Ceritakanlah kepada saya agar saya dapat membantu.... .........
Gadis:
Ya memang ada....pada satu malam kami berduaan dalam mobil di tepi pantai,...
dia pegang tangan saya.
Dokter:
Dia pegang tangan kamu seperti ini? (Dr Tomi memberi contoh).
Gadis:
Ya....... seperti yang dokter lakukan
Dokter:
Kalau hanya ini, tidak sepatutnya dia dipanggil bangsat dong,
itu tandanya dia tidak mau berpisah dengan kamu........ .
Gadis:
Kemudian dia merapatkan badannya kepada saya dan memeluk bahu saya........ ......
Dokter:
Dia lakukan seperti inikah?
Gadis:
Ya..... seperti inilah dia peluk saya dokter...... ..
Dokter:
Itu bukan bangsat, itu tandanya dia mau sentiasa berdampingan dengan kamu, kata dr Tomi .
Gadis:
Kemudian dia cium saya........ ..
Dokter:
Dia cium kamu seperti ini?
Gadis:
Ya..... ciumannya sama seperti yang dokter lakukan.
Dokter:
Kalau sekadar ciuman seperti ini, masih belum boleh dipanggil bangsat dong,
itu tandanya dia sayang kamu, toh?
Gadis:
Kemudian dia memasukkan tangannya kedalam baju saya dan meraba buah dada saya.
Dokter:
Dia lakukan seperti ini kah?
Gadis:
Ya, seperti yg dokter lakukan inilah cara dia memperlakukannya.
Dokter:
Itu bukan bangsat, itu tandanya dia mau membelai diri kamu........
Gadis:
Kemudian dia menanggalkan semua pakaian saya satu persatu..... .......
Dokter:
Adakah kamu membantah tindakannya?
Gadis:
Tidak, saya merelakannya sebab saya sayang dia......... ......
Dokter:
Dia tanggalkan pakaian kamu seperti ini?
Gadis:
Ya , sampai saya telanjang bulat seperti ini dokter.....
Dokter:
Itu masih belum layak dipanggil bangsat, karena dia sebetulnya ingin mengenali diri kamu seutuhnya.
Gadis:
Kemudian dia mencumbui saya lalu melakukan hubungan seksual dengan saya dok......."
........... ......... ...selang beberapa lama,*
Dokter:
Dia lakukan seperti yg kita lakukan tadi kah?
Gadis:
Ya, memang itulah yg dia lakukan ketika itu.
Dokter:
hmm, ......itu juga masih belum boleh dipanggil bangsat. Itu tandanya dia memerlukan kamu dong!
Gadis:
Tapi kemudian dia memberitahu saya bahwa dia sebenarnya mengidap AIDS !!!
Dokter:
HAH ?? .......BRENGSEK! !
DIA......MEMANG ..BANGSAT !!........
BANGSAAATTT !!!!........ ......LELAKI
BAAANGSAAAAAAAATTTT TT !!!!!!!!.... .*
Pencil n Ruber...
*Pencil :
Maafkan aku ya..
*Rubber :
Untuk apa ?? kamu kan tidak berbuat salah..
*Pencil :
Maafkan aku,kau terluka karena aku..
setiap aku berbuat salah,kamu selalu ada untuk menghapus kesalahanku..
sebagian dari tubuhmu hilang,kau semakin mengecil setiap saat gara2 kesalahanku..
*Rubber :
Itu benar tapi aku tidak berkeberatan,aku tau aku diciptakan untuk mu..
Aku kan selalu memaafkanmu tanpa perlu kau minta..
Aku diciptakan untuk membantumu setiap kamu berbuat salah..
Meskipun aku tau suatu saat nanti aku akan menghilang dan akan tergantikan dengan yang baru..
tapi aku bahagia dengan pengorbanan dan kesakitanku..jadi tidak usah khawatir..
Aku tidak suka bila melihatmu sedih..
Aku selalu ada untukmu sampai akhir ragaku..
Aku harap pengorbananku yang besar ini kan membuatmu lebih berhati2 saat kau menulisi lembar baru dalam hidupmu..
Ujung pencilmu itu tajam jadi jangan terlalu keras kau tuliskan kesalahanmu..
Kertas putihmu akan terluka..dan aku cuma bisa menghapus kesalahanmu ,
tapi tidak bisa menautkan lukanya..
Jangan ulangi kesalahan yang sama ya..
jangan melukai lagi kertasnya dengan kebohongan2mu padaku..karena hidupmu gak akan lagi berguna..
Selesaikan dulu tulisanmu dilembar kertas yg satu dengan benar sebelum kau berpindah ke lembaran kertas lain...
Aku tak punya waktu lagi untuk menghapus kesalahanmu dan memperbaiki tulisanmu..
Karena ragaku sebentar lagi akan menghilang..
Selamat Tinggal pencilku..lukaku akan ku bawa dilembaran hidup abadiku..
"Dedicate to Hidup dan Matiku .."
Maafkan aku ya..
*Rubber :
Untuk apa ?? kamu kan tidak berbuat salah..
*Pencil :
Maafkan aku,kau terluka karena aku..
setiap aku berbuat salah,kamu selalu ada untuk menghapus kesalahanku..
sebagian dari tubuhmu hilang,kau semakin mengecil setiap saat gara2 kesalahanku..
*Rubber :
Itu benar tapi aku tidak berkeberatan,aku tau aku diciptakan untuk mu..
Aku kan selalu memaafkanmu tanpa perlu kau minta..
Aku diciptakan untuk membantumu setiap kamu berbuat salah..
Meskipun aku tau suatu saat nanti aku akan menghilang dan akan tergantikan dengan yang baru..
tapi aku bahagia dengan pengorbanan dan kesakitanku..jadi tidak usah khawatir..
Aku tidak suka bila melihatmu sedih..
Aku selalu ada untukmu sampai akhir ragaku..
Aku harap pengorbananku yang besar ini kan membuatmu lebih berhati2 saat kau menulisi lembar baru dalam hidupmu..
Ujung pencilmu itu tajam jadi jangan terlalu keras kau tuliskan kesalahanmu..
Kertas putihmu akan terluka..dan aku cuma bisa menghapus kesalahanmu ,
tapi tidak bisa menautkan lukanya..
Jangan ulangi kesalahan yang sama ya..
jangan melukai lagi kertasnya dengan kebohongan2mu padaku..karena hidupmu gak akan lagi berguna..
Selesaikan dulu tulisanmu dilembar kertas yg satu dengan benar sebelum kau berpindah ke lembaran kertas lain...
Aku tak punya waktu lagi untuk menghapus kesalahanmu dan memperbaiki tulisanmu..
Karena ragaku sebentar lagi akan menghilang..
Selamat Tinggal pencilku..lukaku akan ku bawa dilembaran hidup abadiku..
"Dedicate to Hidup dan Matiku .."
Langganan:
Postingan (Atom)